Breaking News

Tag Archives: Ketuhanan

Seri Daras Akidah (11); Sifat-Sifat Fi’liyah

Sifat-sifat Fi’liyah       Mukaddimah Telah kami jelaskan pada pelajaran yang lalu, bahwa sifat fi’liyah merupakan konsep-konsep di mental  yang diperoleh akal dari perbandingan antara dzat Allah dan makhluk-makhluk-Nya, dengan cara mengamati hubungan tertentu di antara keduanya. Dalam hal ini, Khaliq dan makhuk-Nya merupakan dua sisi hubungan, seperti konsep Al-Khaliqiyah yang diperoleh akal dengan cara mengamati hubungan wujud makhluk-makhluk …

Read More »

Konsep Ketuhanan dalam Filsafat Iluminasionis (4)

Konsep Ketuhanan dalam Filsafat Iluminasionis (4) D. Perbuatan Nur al-Anwar dan Cahaya-Cahaya lain 1. Keazalian Perbuatan Nur al-Anwar Syaikh dalam masalah ini memaparkan tentang ke-qadim-an alam. Ia menekankan bahwa dari Nur al-Anwar dan cahaya-cahaya tinggi tidak mungkin terwujud fenomena-fenomena hadits[27], kecuali sebagaimana yang akan kami jelaskan; yakni perwujudan realitas-realitas yang hadits mustahil bersumber dari cahaya-cahaya murni, kecuali fenomena-fenomena tersebut hadir …

Read More »

Konsep Ketuhanan dalam Filsafat Iluminasionis (3)

Konsep Ketuhanan dalam Filsafat Iluminasionis (3)       C. Urutan Penciptaan 1. Satu Akibat (Ma’lul) hanya Terpancar dari Satu Sebab (‘Illah) Syaikh Isyraq, sebagaimana filosof Peripatetik, menerima dan menetapkan suatu rumusan masyhur yang disebut dengan kaidah al-wahid. Dia menyatakan bahwa mustahil terpancar dari Nur al-Anwar satu cahaya dan satu non-cahaya (substansi gelap dan aksiden-aksiden gelap), karena: a. Aspek kemestian …

Read More »

Konsep Ketuhanan dalam Filsafat Iluminasionis (2)

Konsep Ketuhanan dalam Filsafat Iluminasionis (2)     B. Nur al-Anwar [9] dan Sifat-Sifatnya   1. Perbedaan Cahaya-Cahaya Substansial Syaikh Isyraq beranggapan bahwa perbedaan cahaya-cahaya murni (akal-akal) bersifat gradasional (bertingkat-tingkat). Dia menjelaskan bahwa semua cahaya-cahaya murni dari sisi zat dan hakikatnya adalah satu dan perbedaannya hanya dari aspek kesempurnaan, kekurangan, aksiden-aksiden, dan hal-hal yang ada di luar zat, karena kalau …

Read More »

Konsep Ketuhanan dalam Filsafat Iluminasionis (1)

Konsep Ketuhanan dalam Filsafat Iluminasionis (1) Syihabuddin Abul Fatuh Yahya bin Habsy bin Amirak Suhrawardi adalah pendiri aliran filsafat Islam Hikmatul Isyraq (Iluminasionis). Dia dilahirkan di Suhrawad pada tahun 549 H. Beberapa tahun kemudian dia pergi ke kota Maraghih dan belajar filsafat dan ushul fiqih pada seorang ulama bernama Majduddin Jily. Setelah itu dia berangkat ke kota Ishfahan dan belajar …

Read More »

Agama & Akhlak [1]

Agama & Akhlak [1]   Mukadimah Masalah hubungan agama dan akhlak, telah lama menyibukkan para filosof, teolog dan ilmuan-ilmuan akhlak. Dengan melihat sepintas lalu terhadap tradisi-tradisi sejarah kehidupan manusia, dapat disaksikan keselarasan, kesesuaian, kesatuan ukuran-ukuran, keharusan-keharusan, dan norma-norma akhlak dengan perintah-perintah agama dalam berbagai masyarakat dan bangsa. Istilah-istilah akhlak Islam, Yahudi, Masehi, Hindu, dan Budha, merupakan bukti atas apa yang …

Read More »

Bahasa Agama

Bahasa Agama   Mukadimah Salah satu dari subyek penting pembahasan dalam ranah teologi dan filsafat agama adalah analisa dan observasi tentang bahasa agama serta mekanisme pemahaman dan penguraian agama. Pembahasan yang berhubungan dengan hal tersebut, dengan menimbang perjalanan perubahannya dari zaman Yunani kuno hingga sekarang ini dimana mengalami perubahan-perubahan yang cukup kompleks, hadirnya analisa-analisa yang semakin membuahkan pertentangan dan perbedaan …

Read More »

Ilmu Agama

Ilmu Agama “Ilmu dan para ilmuwan pada setiap lembaga-lembaga akademik dan pusat-pusat pendidikan adalah mengikut identitas budaya lembaga-lembaga akademik dan pusat-pusat pendidikan tersebut. Pada dasarnya yayasan-yayasan pendidikan dan penelitian yang ada merancang dan merealisasikan program kerjanya sesuai dengan budaya dan ideologinya, karena itu gambaran bahwa dengan sistem pendidikan model Barat mampu menghasilkan tujuan secara Islami,” Klaim yang disampaikan di atas …

Read More »

EPISTEMOLOGI AGAMA

EPISTEMOLOGI AGAMA Definisi dan Karakteristik Epistemologi Agama Epistemologi agama merupakan suatu bentuk makrifat derajat kedua, dimana seorang epistemolog dengan pandangan kesejarahannya melihat kepada makrifat-makrifat agama dan memberikan penjelasan tentang dasar-dasar representasi, pembenaran dan aksiden-aksidennya. Untuk lebih jelasnya masalah ini, perlu kami isyaratkan terlebih dahulu suatu bentuk pembagian universal dalam wilayah pembahasan epistemologi. Epistemologi dalam telaah universal dibagi atas dua jenis, …

Read More »

Agama Bagi Manusia atau Sebaliknya?

Agama Bagi Manusia atau Sebaliknya? Sebagian menyangka bahwa karakteristik zaman modern adalah segala sesuatu untuk manusia atau humanisme, termasuk agama untuk manusia. Padahal dalam pandangan tradisional, manusia untuk agama. Mereka mengatakan, dalam penafsiran klasik terhadap agama, kedudukan manusia lebih rendah dari agama dan akidah. Dengan dasar ini, manusia berkhidmat pada agama dan jiwa manusia menjadi tidak bernilai, serta dengan mudah …

Read More »

AGAMA DAN FILSAFAT

AGAMA DAN FILSAFAT Agama dan filsafat memainkan peran yang mendasar dan fundamental dalam sejarah dan kehidupan manusia. Orang-orang yang mengetahui secara mendalam tentang sejarah agama dan filsafat niscaya memahami secara benar bahwa pembahasan ini sama sekali tidak membicarakan pertentangan antara keduanya dan juga tidak seorang pun mengingkari peran sentral keduanya. Sebenarnya yang menjadi tema dan inti perbedaan pandangan dan terus …

Read More »

Kepeloporan Syiah Di Bidang Ilmu Kalam (2)

Kepeloporan Syiah Di Bidang Ilmu Kalam (2) Pasal Ketiga Tentang Tokoh-tokoh Besar Ilmu Kalam Dari Syiah Telah kami sebutkan nama-nama mereka dari generasi yang berbeda, seperti Kumail ibn Ziyad dai kota Kufah. Ia adalah murid terpandang Imam Ali ibn Abu Thalib a.s. dalam berbagai ilmu. Sang guru telah mengabarkan akan kematian sang murid di tangan Hajjaj ibn Yusuf. Maka, pada …

Read More »