Breaking News

Tag Archives: Akidah

Syiah dan Filsafat

Filsafat jauh lebih mudah bertahan di dunia Syiah.  Satu kenyataan penting sekaitan dengan perjalanan filsafat dalam sejarah Islam adalah turut andilnya masalah kemazhaban tradisional Islam[1] dalam proses perkembangan pemikiran filsafat. Tanpa perlu menunjuk siapa filosof bermazhab Islam apa, yang jelas, “Philosophy persisted in the Shi’i world far more easily, and there has been a continuing tradition of respect for philosophy …

Read More »

Gagal Iman Stadium 4

Menurut kaidah logika, ‘percaya bahwa’ adalah sikap percaya yang secara primer mengacu kepada isi. Sedangkan ‘percaya kepada’ mengacu kepada sosok pembuat pernyataan. Sabtu malam adalah saat yang paling menyenangkan buat karyawan seperti aku karena membayangkan hari Senin masih cukup jauh. Kali ini agendaku mengunjungi rumah teman. Tanpa maksud berbasa-basi, aku memuji rumahnya yang lumayan bagus. Ada rumput yang terhampar rapi menghiasi …

Read More »

Entitas Cahaya (4); Ahlulbait Adalah Cahaya

Ahlulbait Cahaya Ilahi Setelah al-Quran mempresentasikan bahwa Allah adalah ‘Cahaya Di Atas Cahaya’ (QS.Annur[24]:35), pada ayat berikutnya, Dia berfirman: “Di rumah-rumah, yang Allah swt perintahkan untuk ditinggikan dan disebut nama-Nya di dalamnya, yaitu bertasbih pada waktu pagi dan waktu petang.” (QS.an-Nur[24]:36). Ibnu Mardawaih meriwayatkan dari Anas ibn Malik ra, bahwa para sahabat bertanya kepada Rasulullah saw. perihal ‘rumah-rumah’ dalam ayat …

Read More »

Entitas Cahaya (2)

Allah, Cahaya Di Atas Cahaya Al-Quran menegaskan: “Allah (Pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi. Perumpamaan cahaya Allah, adalah seperti sebuah lubang yang tak tembus, yang di dalamnya ada pelita besar. Pelita itu di dalam kaca (dan) kaca itu seakan-akan bintang (yang bercahaya) seperti mutiara, yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang berkahnya, (yaitu) pohon zaitun yang tumbuh tidak di sebelah …

Read More »

Entitas Cahaya (1)

Entitas Tunggal Cahaya Abadi Dalam setiap peringatan Maulid, umumnya dibacakan buku-buku yang berkisah tentang peristiwa kelahiran, seperti buku Simth al-Durar (salah satu buku populer tentang Maulid, kecil namun penuh isi). Riwayat yang kita suguhkan di atas, adalah riwayat yang juga bertebar di buku-buku maulid, seperti hendak menegaskan bahwa keyword untuk memahami Nabi saw adalah ‘Cahaya’. Ya, sebab Tuhan Pencipta pun …

Read More »

Agama dan Dunia [2]

Agama dan Dunia [2]   Analisa Terhadap Stetmen Sekularisme Terdapat begitu banyak stetmen-stetmen yang telah dinukilkan sehubungan dengan teori sekularisme, dimana berlawanan dengan penampakan lahiriah dari pembahasan ini, stetmen-stetmen para penyanggah muncul dalam bentuk yang tidak begitu mencolok, sedemikian hingga kadangkala mereka telah merasa cukup dengan hanya mengajukan stetmen-stetmen kosong yang tak bermakna, dan tak jarang pula mereka meletakkan dan …

Read More »

Konsep Ketuhanan dalam Filsafat Iluminasionis (3)

Konsep Ketuhanan dalam Filsafat Iluminasionis (3)       C. Urutan Penciptaan 1. Satu Akibat (Ma’lul) hanya Terpancar dari Satu Sebab (‘Illah) Syaikh Isyraq, sebagaimana filosof Peripatetik, menerima dan menetapkan suatu rumusan masyhur yang disebut dengan kaidah al-wahid. Dia menyatakan bahwa mustahil terpancar dari Nur al-Anwar satu cahaya dan satu non-cahaya (substansi gelap dan aksiden-aksiden gelap), karena: a. Aspek kemestian …

Read More »

KETERATURAN PADA SETIAP FENOMENA SEMESTA

KETERATURAN PADA SETIAP FENOMENA SEMESTA Kita telah lewati bagian pertama dari pembuktian keberadaan Tuhan melalui keteraturan alam yang terdapat pada seluruh fenomena di alam ini. Kita juga telah menunjukkan bagaimana seluruh keberadaan ini, mulai dari hal yang paling kecil yaitu atom hingga seluruh planet serta rotasi galaxi, demikian pula manusia, hewan-hewan dan tumbuh-tumbuhan serta belahan bumi manapun, segala sesuatunya mempunyai …

Read More »

Konsep Ketuhanan dalam Filsafat Iluminasionis (2)

Konsep Ketuhanan dalam Filsafat Iluminasionis (2)     B. Nur al-Anwar [9] dan Sifat-Sifatnya   1. Perbedaan Cahaya-Cahaya Substansial Syaikh Isyraq beranggapan bahwa perbedaan cahaya-cahaya murni (akal-akal) bersifat gradasional (bertingkat-tingkat). Dia menjelaskan bahwa semua cahaya-cahaya murni dari sisi zat dan hakikatnya adalah satu dan perbedaannya hanya dari aspek kesempurnaan, kekurangan, aksiden-aksiden, dan hal-hal yang ada di luar zat, karena kalau …

Read More »

Konsep Ketuhanan dalam Filsafat Iluminasionis (1)

Konsep Ketuhanan dalam Filsafat Iluminasionis (1) Syihabuddin Abul Fatuh Yahya bin Habsy bin Amirak Suhrawardi adalah pendiri aliran filsafat Islam Hikmatul Isyraq (Iluminasionis). Dia dilahirkan di Suhrawad pada tahun 549 H. Beberapa tahun kemudian dia pergi ke kota Maraghih dan belajar filsafat dan ushul fiqih pada seorang ulama bernama Majduddin Jily. Setelah itu dia berangkat ke kota Ishfahan dan belajar …

Read More »

Kepeloporan Syi’ah di Dunia Islam dalam Ilmu Firoq

Kepeloporan Syi’ah di Dunia Islam dalam Ilmu Firoq Muslim pertama yang merumuskan ilmu Firoq (ilmu yang membahas ihwal mazhab dan aliran) dan mengarang kitab tentangnya atau tentang agama-agama bangsa Arab ialah Hisyam ibn Muhammad Al-Kalbi yang wafat pada tahun 206 H., sebagaimana yang dicatat oleh Ibnu Nadim di dalam Al-Fehrest. Dalam bidang yang sama, seorang filosof terke-muka pada masa-masa sebelum …

Read More »

Khotbah 1 (Lanjutan)

Allah Memilih Para Nabi-Nya (Lanjutan Khotbah 1) Dari antara keturunannya, Allah Yang Mahasuci memilih nabi-nabi dan mengambil janjinya untuk wahyu-Nya dan untuk menyampaikan risalah-Nya sebagai amanat mereka. Dalam perjalanan waktu, banyak orang menyelewengkan amanat Allah dan mengabaikan kedudukan-Nya, dan meng­ambil serikat bersama-Nya. Iblis memalingkan mereka dari mengenal-Nya dan menjauhkan mereka dari menyembah kepada-Nya. Kemudian Allah mengutus rasul-rasul-Nya dan serangkaian nabi-Nya …

Read More »