Breaking News

Pesan Rahbar tentang Myanmar

Bencana di Myanmar menandai kematian Hadiah Nobel Perdamaian!
Pada awal pelajaran Bahtsul Khorij pagi ini, Pemimpin Revolusi Sayyid Ali Khamenei menyatakan:

– Pelaku genosida Myanmar berada dalam pemerintahannya yang dipimpin oleh seorang wanita kejam yang kebetulan adalah seorang pemenang Hadiah Nobel Perdamaian!

– Bencana di Myanmar adalah sebuah isu politik, yang meremehkannya menjadi konflik agama antara Muslim dan Budha yang salah. Pemerintah Myanmar yang brutal memungkinkan terjadinya tragedi di depan mata pemerintah Islam, masyarakat internasional dan pemerintah palsu yang mengklaim mendukung Hak Asasi Manusia.

– Kelompok Syam Human Rights (HAM SYIRIA) memperjuangkan hukuman atas penjahat yang dihukum di sebuah negara, tidak melakukan apapun untuk pembantaian dan pemindahan ribuan orang di Myanmar.

– Solusi untuk masalah Myanmar adalah bahwa pemerintah Islam mengambil tindakan. Saatnya mendesak OKI untuk membahas bencana Myanmar sangat penting. Mengambil tindakan tidak berarti mengirim pasukan. Ini berarti meningkatkan tekanan politik dan ekonomi pada pemerintah Myanmar dan berbicara menentang kejahatannya.

– Iran harus terus bangga berbicara menentang penindasan di manapun di dunia ini, baik itu Palestina, Yaman, Bahrain atau Myanmar.

Check Also

Al-Ghadir dalam Persepsi Ibn Taimiyah

Hadist Al-Ghadir adalah hadist mutawatir yang diakui oleh sunnah maupun Syiah. Bahkan Syamsuddin Al-Dzahabi sang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *