Breaking News

MENGHADAPI SETAN

Setan dapat menguasi hamba-hamba Allah hanya dengan berbisik kepada mereka jika mereka tidak lagi mengingatNya, menjadi terhina, merasa puas jika dihadapkan dengan larangan Nya, dan lupa bahwa dia  melihat segala rahasia mereka.

Bisikan adalah yang berasal dari luar hati melalui persetujuan diam-diam dari akal, dan ditunjang oleh sifat manusia itu sendiri, begitu ia telah mendapatkan tempat di dalam hati, timbulah kesalahan, kesesatan dan kekafiran. Allah memanggil hamba-hambaNya dengan seruanNya yang halus dan mengatakan kepada mereka tentang kebencian iblis :

Setan adalah musuhmu, maka perlakukan ia sebagai musuhmu. (Al Quran Surat (35) Fathir ayat :6)

Jika berada bersamanya, hendaklah kamu menjadi seperti orang yang ketika berdiri didekat seekor anjing dari seorang penggembala, menemukan jalan lain untuk menemui si pemilik anjing untuk menjaga agar anjing nya menjauh darinya. Demikian pula halnya ketika setan datang untuk berbisik kepadamu, menuntunmu meninggalkan jalan yang benardan membuatmu lupa untuk mengingat Allah. Maka mintalah perlindungan darinya kepada Tuhanmu. Dia akan mempertahankan kebenaran melawan kesalahan, dan membantu orang-orang yang diperlakukan buruk karena Dia berfirman :

Sesungguhnya Setan itu tidak dapat menguasai orang-orang yang benar-benar beriman dan memercayakan dirinya kepada Allah. (Al-Quran Surat 16 Al Nahl Ayat :99)

Manusia hanya dapat melakukan hal itu jika ia mengetahui bagaimana setan itu datang, dan dapat mengenali cara-cara ia berbisik, dengan selalu bertaqwa, tulus dalam kebaktiannya kepada Allah, selalu memujaNya, dan meningkatkan ingatannya kepada Allah.

Bagaimanapun juga, barangsiapa tidak memanfaatkan waktunya untuk mengingat Allah pasti akan menjadi mangsa setan. Hendaknya ia dapat menarik pelajaran dari hal-hal apa saja yang dilakukan setan terhadap dirinya. Ia menuntunnya menuju kesesatan, tipu muslihat dan kesombongan dengan jalan menjerumuskan orang itu agar mengagumi perbuat-perbuatanya sendiri, dan pemikirannya. Perlikau setan yang kurang ajar terhadapnya menyebabkan diturunkannya suatu kutukan atas pengetahuannya, makrifat nya dan indra penalarannya untuk selama-lamanya.

Sekalipun demikian setan tidak dapat menguasai orang yang tidak lalai. Karena itu berpeganglah kuat pada tali Allah, yang berarti memohon perlindungan kepadaNya, dan merasakan kebutuhan akan Dia dalam setiap tarikan nafasnya. Jangan sampai tertipu ketika setan membuat amal-amal kepatuhanmu tampak indah di matamu, jika ia membuka 99 pintu kebaikan untukmu itu hanya akan dilakukan agar ia dapat menguasaimu untuk membuka pintu yang keseratus. Maka hadapilah ia dengan sikap bermusuhan, tutuplah jalannya dan tolaklah daya tariknya.

(Sumber Wasiat Imam Jafar Sodik : Lentera Ilahi)

Check Also

Jangan sepelekan ikut Majelis Al-Husein

Diriwayatkan, di Irak ada seorang ibu yang baru kehilangan anak tunggalnya yang mati. Sejak saat …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *