Breaking News

KEUTAMAAN MEMAAFKAN

Allah SWT berfirman:  “Dan balasan kejelekan itu adalah kejelekan pula, namun siapa yang memaafkan dan memperbaiki hubungannya, maka pahala baginya di sisi Allah. Sungguh Allah tidak menyukai orang-orang yang zalim. (Al Quran Surat Al Syura : ayat 40)

Rosulullah Saww bersabda : Jika rasa marah telah menyesakkan dadamu,maka hilangkanlah dengan memberinya maaf. Sesungguhnya, pada hari kiamat kelak, akan ada suara yang memanggil, “Berdirilah siapa yang memiliki pahala di sisi Allah SWT! “Tidak ada yang berdiri kecuali orang-orang yang pemaaf. Tidakkah kamu mendengar Firman Allah SWT, “Siapa yang memaafkan dan memperbaiki hubungannya maka pahala baginya di sisi Allah. (A’lam al-Din, hal, 337)

Memaafkan merupakan sifat Ilahi. Allah SWT menyebutkan sifat maaf tersebut ketika memberikan pujian dan sanjungan.Dan hanya seseorang yang berjiwa besar, dan penuh kebaikan yang mampu mudah untuk memaafkan kesalahan orang yang zalim kepadanya.

 

Rasulullah Saww bersabda : “Sesungguhnya memaafkan atau memberikan maaf itu lebih berhak untuk dilakukan ”

“Sesungguhnya Allah mencintai orang yang memberikan maaf.”

“Saling memafkanlah dengan begitu kedengkian di antara kalian akan sirna ”

“Hendaklah engkau menjadi pemberi maaf karena memaafkan itu tidak menambahkan seorang hamba melainkan kemuliaan.”(Usul kafi jilid 2,hal 88,hadis ke 5)

 

Diriwayatkan dari ‘Ali bin al-Husein As-Sajjad As, ia bersabda:

“Engkau ya Allah yang telah menamakan dirimu Pemaaf maka maafkanlah segala kesalahanku.(sahifah sajjadiyah doa ke-16)

 

Rosulullah Saww bersabda: Allah SWT Maha Pemberi Maaf, dan senang dengan perbuatan memaafkan.  (kanz al Ummal, hadis ke-7005)

 

Rosulullah Saww bersabda: Maafkanlah kesalahan orang-orang yang berbuat kesalahan,niscaya Allah akan melindungi kalian dari takdir yang buruk. (tanbih al khawathir, juz, 2/120)

 

Imam Ja’far As Shodiq As berkata:

Tiga keutamaan di dunia dan akherat yaitu, memaafkan orang yang MENZALIMIMU, menyambung tali silaturohmi dengan orang yang MEMUTUSKAN darimu, dan bersabar dari tindakan bodoh oranglain terhadapmu.

 

Imam Ali As berkata : Tidaklah dianggap memaafkan sebuah kesalahan orang yang memarahi pelaku kesalahan dengan kata-kata yang menyakitkan hatinya. (Ghurar al hikam, hadis ke -9567)

 

KEUTAMAAN MEMAAFKAN SAAT MAMPU MEMBALASNYA

Rosulullah Saww bersabda: Siapa yang memaafkan padahal dirinya memiliki kemampuan untuk membalas, maka Allah memberikan pengampunan kepadanya di hari yang penuh kesulitan yaitu kiamat.  (kanz al Ummal, hadis ke-7007)

 

Imam Ali As berkata : Jika engkau memiliki kemampuan untuk membalas perbuatan musuhmu atasmu, maka jadikanlah maafmu sebagai bentuk syukurmu atas kemampuan membalas yang engkau miliki. (Nahj al balaghoh, hikmah ke-11)

Imam Ali As mewasiatkan kepada putranya Al Imam Hasan As, “Jika mereka melakukan kesalahan, maka berlaku adillah dengan baik, karena berlaku adil dengan memaafkan lebih efektif daripada memberi sangsi pukulan bagi orang yang berakal. (Tuhaf al -Uqul, hadis, 87)

 

YANG TIDAK LAYAK UNTUK DIMAAfKAN!!

Amirul Mukminin Ali As berpesan bahwa, “Balaslah dengan kebaikan dan abaikan kesalahan selama   itu tidak membahayakan AGAMA dan melemahkan kekuatan ISLAM.  (Ghurar Al hikam,hadis ke-4788)

Semoga Allah memudahkan hati kita untuk memaafkan kesalahan dari orang-orang yang menzalimi kita.

Check Also

Tangisan Isa as di Tanah Karbala

Pada hari Asyura, bukan saja umat islam yang berziarah ke Karbala, namun juga terdapat sekelompok …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *