Breaking News

Filosofi Ajaran Sunan Kali Jaga

Awal perkembangan islam di pulau jawa tidak lepas dari peran para tokoh nya, yang populer dikalangan kita adalah adanya Wali Sanga. Dan diantara perkumpulan para wali-wali itu ada salah seorang wali keturunan jawa asli, beliau bergelar Sunan Kalijaga atau nama aslinya bernama Raden Said. Selama perjalanan dakwahnya, Sunan Kalijaga sering menggunakan kesenian wayang kulit atau kesenian jawa seperti gending jawa dan menciptakan tembang-tembang jawa penuh makna.Berikut adalah petuah yang diajarkan Sunan Klijaga Kepada Umat muslim waktu itu.

Awalnya ajaran Sunan Kalijaga ini ditujukan  untuk  Muslim Jawa, namun pada perkembangannya ajaran tersebut bersifat universal dan tidak saja menjadi filosofinya orang Jawa tetapi bisa diterapkan oleh bangsa Indonesia tanpa melihat suku, agama.

  1. URIP IKU URUP

“Hidup itu Nyala. Hidup itu hendaknya memberi manfaat bagi orang lain di sekitar kita, semakin besar manfaat yang bisa kita berikan tentu akan lebih baik”.

  1. MEMAYU HAYUNING BAWANA

Manusia hidup di dunia harus mengusahakan keselamatan, kebahagiaan dan kesejahteraan; serta memberantas sifat angkara murka, serakah dan tamak.

  1. SURO DIRO JOYO JAYADININGRAT, LEBUR DENING PANGASTUTI

“Segala sifat keras hati, picik, angkara murka, hanya bisa dikalahkan dengan sikap bijak, lembut hati dan sabar”

  1. NGLURUK TANPO BOLO, MENANG TANPO NGASORAKE, SEKTI TANPO AJI-AJI, SUGIH TANPO BONDHO

“Berjuang tanpa perlu membawa massa; Menang tanpa merendahkan atau mempermalukan; Berwibawa tanpa mengandalkan kekuatan; Kaya tanpa didasari kebendaan”

  1. DATAN SERIK LAMUN KETAMAN, DATAN SUSAH LAMUN KELANGAN

“Jangan gampang sakit hati manakala musibah menimpa diri; Jangan sedih manakala kehilangan sesuatu”

  1. OJO GUMUNAN, OJO GETUNAN, OJO KAGETAN, OJO ALEMAN

“Jangan mudah terheran-heran; Jangan mudah menyesal; Jangan mudah terkejut-kejut; Jangan mudah kolokan atau manja”

  1. OJO KETUNGKUL MARANG KALUNGGUHAN, KADONYAN LAN KEMAREMAN

“Janganlah terobsesi atau terkungkung oleh keinginan untuk memperoleh kedudukan, kebendaan dan kepuasan duniawi”

  1. OJO KUMINTER MUNDAK KEBLINGER, OJO CIDRA MUNDAK CILAKA

Jangan merasa paling pandai agar tidak salah arah; Jangan suka berbuat curang agar tidak celaka.

  1. OJO ADIGANG, ADIGUNG, ADIGUNO

Jangan sok kuasa, sok besar, sok sakti.

Keluasan makna dari pesan Sunan Kali Jaga begitu dalam dan  bagi kita yang hidup di masa modern sekarang ini, apa yang di sampaikan oleh beliau masih relevan untuk di terapkan.

Check Also

Tangisan Isa as di Tanah Karbala

Pada hari Asyura, bukan saja umat islam yang berziarah ke Karbala, namun juga terdapat sekelompok …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *